Tips Menyimpan Dinar

Salah satu kekahwatiran yang banyak dikeluhkan oleh para pemilik dinar adalah mengenai penyimpananna. Jika di simpan di rumah, sebagian kalangan khawatir dinarnya hilang dicuri orang. Hal itu wajar karena dinar memang benda yang terbuat dari emas yang sangat bernilai dan siapanpun bisa saja tergiur untuk memiliki dan kemudian menjualnya.

Jika koin dinar tersebut tidak terlalu banyak maka bisa disimpan di rumah,namun jika dirasa cukup banyak, misalnya hingga 50 dinar, maka lebih baik di simpan di Safe Deposti Box (SDB) di bank.

Beberapaa tips untuk menyimpan dinar di rumah adalah :

1. Jangan menyimpan dinar di kamar utama atau kamar orang tua. Biasanya pencuri pertama kali akan mengincar kamar orang tua

2. Jangan menaruh dinar di lemari pakaian karena dianggap sebagai tempat menyimpan barang-barang berharga oleh pencuri.

3. Pisahkan sertifikat dan surat-surat dari toko atau bank dari koin dinar. Bukti-bukti tertulis itu akan sangat bermanfaat jika dinar kikta dicuri dan kita ingin melapor kepada pihak yang berwajib.

4. Letakkan dinar emas pada tempat-tempat yang tidak terduga, seperti dalam vas bunga, teko atau gelas yang ada di bufet atau di tempat tidak terduga lainnya

5. Jika memungkinkan buatlah sebuah kota penyimpanan atau SDB (Safe Deposti Box) di bawah lantai. Tidak perlu terlalu besar, ukuran 20 x x 20 x 20 cm saja sudah cukup. Untuk tutup gunakan tegel atau keramik yang sama persis dengan tegel. Lebih baik lagi jika di atas kotak tersebut di taruh benda0benda yang berat seperti bufet atau almari

Jika anda berminat berinvestasi emas atau investasi dinar, hubungi kami di sentradinarmakassar.com, pusat jual beli emas di kota makassar dan sekitarnya

Sumber : Buku " The Dinar Way" oleh Sholeh Dipraja

0 Response to "Tips Menyimpan Dinar"

Posting Komentar